• Home /
  • 4 Tips Strategi Digital Marketing di Era Artificial Intelligence!

Table of Contents

Strategi Digital Marketing di Era AI | Photo by 1981 Digital on Unsplash

4 Tips Strategi Digital Marketing di Era Artificial Intelligence!

Artificial Intelligence (AI) kini menjadi faktor penting dalam strategi digital marketing. Bagaimana tidak, mulai dari perencanaan hingga output dan algoritma kini memanfaatkan AI. Akal imitasi bukan lagi pelengkap, tapi kunci dari kesuksesan campaign kita di dunia digital.

Strategi Digital Marketing di Era AI | Photo by 1981 Digital on Unsplash

Berdasarkan riset Kumparan di 2025, 96% responden sudah mengetahui cara penggunaan AI untuk kegiatan sehari-hari. 68% menggunakan AI untuk membantu tugas dan pekerjaan. Penelitian ini berfokus pada Milenial dan Gen Z sebagai generasi produktif dan melek teknologi.

Lebih jauh lagi, 39% responden juga menggunakan AI untuk rekomendasi, analisis singkat, dan berbelanja. Dari sisi konsumen, terlihat dorongan kontribusi AI sebagai filter dan penentu aksi pembelian. Perubahan gaya konsumen dalam melakukan transaksi tentu mendorong penjual untuk beradaptasi terhadap kehadiran AI.

Apa Saja Pengaruh Artificial Intelligence di Dunia Marketing?

Membentuk Consumer Behavior baru

Dengan kehadiran AI, audiens dan calon konsumen tidak lagi menghabiskan waktunya untuk mencari di berbagai platform. AI membantu konsumen untuk menemukan produk atau jasa yang diinginkan sesuai dengan data history konsumen.

Disrupsi rantai proses Marketing

Bagi digital marketer, kehadiran AI berdampak pada perantara dan funnel yang diterapkan. Histori performa dan gambaran perilaku yang sebelumnya linear dari data sebelumnya, kini berubah menjadi real-time hingga prediktif. Rekomendasi dan filter oleh sistem AI di berbagai platform berdampak langsung pada kesempatan eksposur produk kepada audiens.

Perubahan Strategi Digital Marketing: No Funnel

Algoritma yang berpangku pada standar AI kini mengubah funnel yang umumnya digunakan menjadi no funnel. Rekomendasi AI bisa dari mana saja, mulai dari website, media sosial brand hingga UGC, bahkan dari rating serta review pembeli di e-commerce

Baca Juga: Marketing Communications, Membangun Koneksi yang Menggerakkan Bisnis

Now, let’s adapt to the new rules!

Pemasaran digital yang efektif adalah yang bisa tetap stand out kepada customer. Caranya? Beradaptasi dan memanfaatkan kehadiran AI. Perubahan strategi digital marketing Anda dengan 4 tips penting berikut:

Bangun Strategi yang System-Driven

Kehadiran AI mendorong pola marketing untuk menyediakan campaign yang “menjawab” kebutuhan customer. Kini, kita harus berpikir bahwa setiap rangkaian funnel harus fit ke dalam standar pilihan AI. Dengan tendensi penggunaan AI untuk mencari informasi, maka strategi produk sebagai solusi kebutuhan pengguna.

System-driven juga mengubah narasi marketing menjadi lebih kontekstual. Ketika AI menganggap konteks marketing Anda cocok dalam radar generating, maka kesempatan eksposur AI semakin tinggi.

Strategi Personalisasi Interest Target Pasar

Saat ini, konsumen mengalami hyper personalization karena Artificial Intelligence platform. Namun, digital marketer pun dapat memetakan gejala personalisasi user hingga ke level mikro menggunakan AI.

Manfaatkan AI dengan melakukan data collection berbasis real-time. Dengan AI, Anda dapat menerapkan strategi berbasis behavioral insight. Berdasarkan perilaku user, bangun beberapa versi pesan, format, dan pendekatan komunikasi sesuai cluster audiens. Di sini, relevansi menjadi kata kunci utama.

Manfaatkan Cross Content Curation

Audio, visual, dan teks kini bisa dideteksi oleh AI yang mengumpulkan jawaban dari berbagai platform. Konsistensi kata kunci dan kredibilitas konten akan mendorong performa marketing Anda. 

Beberapa platform juga memiliki ekosistem yang sama. Gunakan strategi campaign yang dapat berkembang untuk beberapa platform sekaligus. Dari sini, visibilitas kampanye marketing Anda akan terdeteksi oleh AI karena informasi terlihat konsisten dari berbagai platform.

Strategi Digital Marketing + Public Relations + Konten = Kredibilitas Tinggi

Jejak digital brand dan kata kunci kampanye marketing menjadi poin vital. Sehingga, Anda bisa berkolaborasi dengan tim Public Relations dan Social Media untuk mempertegas kredibilitas brand.

Anda bisa mulai menguatkan kredibilitas brand untuk memudahkan strategi marketing dengan prinsip E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness). Meski terdengar klasik, framework yang kerap digunakan untuk visibilitas pencarian Google ini menjadi patokan dalam penilaian AI untuk mempromosikan dan menyebutkan sebuah brand dalam hasil generating-nya.

Prinsip E-E-A-T tidak bisa dikerjakan oleh Digital Marketing sendiri. Konsistensi pesan dan persepsi harus dijaga bersama dengan tim humas. tim media sosial pun menjadi corong untuk mengumpulkan reach hingga testimoni pengguna yang humanis.

Artificial Intelligence kini mengubah strategi digital marketing semakin fleksibel dalam mengembangkan campaign. Kehadiran AI bukan penghambat, tapi menjadi ruang baru untuk Anda membangun narasi marketing yang lebih cair dan kolaboratif.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Email

Form Audit Reputasi Gratis